Merinding..........

pagi ini aku bangun dengan dua perasaan yang konradiktif: semangat dan malas. semangat karena akan bertemu dengan orang yang kusukai, malas dengan mata kuliah yang begitu membosankan. kemarin aku "berkoar-koar" akan membolos, yeah, tentu saja itu takkan kulakukan kecuali aku sudah tidak waras.

hari ini aku sengaja berangkat agak telat dari biasanya. aku tahu setelat-telatnya aku berangkat aku tidak akan terlambat masuk kelas karena jarak asrama dengan fakultas begitu dekat. di sana sudah berkumpul beberapa anak, tetapi tetap saja orang yang kunanti-nanti tidak ada. pembohong! dia bilang dia akan masuk hari Senin. nyatanya? sampai mata kuliah terkahir dia juga tidak datang. aku sms tidak dibalas pula. menyebalkan...

kami masuk ke lab bahasa untuk mata kuliah Hatsuon. aku, Nene, dan Dina membicarakan masalah gempa yang akhir-akhir ini kerap terjadi di beberapa tempat. aku tidak mengikuti beritanya sama sekali karena aku tak menyentuh tv maupun koran. katroknya aku... dan aku merinding ketika Nene membicarakan tentang isi ayat-ayat Al-Qur'an yang menyebutkan tentang azab... aku merinding mendengarnya. tapi Nene dengan santainya malah berkata, "ya baguslah. lebih baik dimusnahkan lebih dulu dari pada melihat kiamat nantinya." aku ingin menjerit.

di kelas Hatsuon ada Itagaki-sensei. tadinya kupikir kami akan mendengarkannya bicara sebagai native speaker. ternyata tidak. dia hanya diam saja di samping Rizky-sensei. dan juga tidak tertawa waktu anak-anak melontarkan guyonan. mungkin karena tidak mengerti bahasa Indonesia kali ya... aku jadi kasihan.

kelas Hatsuon dilanjutkan dengan Shokyuu Nihongo. aku selalu bosan dengan mata kuliah yang satu ini. habisnya, sama saja dengan kembali ke dasar kan! aku bosan dan selalu menguap sepanjang kuliah. malah aku setengah berbisik mengatakan, "owarimasuyo!" hanya Hana-chan yang bisa medengarku dan tertawa tertahan mendengarku berceloteh seperti itu. bahkan aku dan dia dengan penuh minat mencari arti kata "bosan" dalam kamus bahasa Jepang.

setelah kelas selesai, kalimat favoritku, yaitu owarimasuyo tidak diucapkan oleh Rizky-sensei tapi tak apalah. toh begitu keluar aku senang juga.

aku berencana ke perpustakaan untuk meminjam buku. ceritanya aku lagi berusaha membangun semangat belajar nihh.... aku mulai sadar, aku harus belajar ala mahasiswa. makanya aku pinjam buku seputar budaya politik dan pancasila, kebetulan ada tugas mengenai hal-hal itu. tapi rencananya harus ditunda karena Papa mau datang ke asrama. jadilah aku kembali ke asrama sambil menunggu Papa datang.

di kamar, seperti biasa aku sendirian. aku menghidupkan kipas angin dan berleha-leha di atas kasur. aku berpikir, benarkah apa yang dikatakan Nene? aku takut. aku takut semua itu akan terjadi dalam waktu singkat. aku berpikir, kira-kira aku akan masuk golongan yang mana: golongan yang dimusnahkan lebih dulu atau golongan yang tetap survive untuk melihat kengerian kiamat? jika aku termasuk golongan yang pertama, aku takut. aku belum siap menghadapinya (kapan sih aku siapnya? bodoh!) tapi jika aku termasuk golongan kedua, aku merasa sedih, karena itu berarti aku termasuk orang yang banyak dosa sehingga harus tetap tinggal di dunia yang fana hina ini sampai akhir hayatnya dan melihat semua kengerian kiamat itu...

ah, Tuhanku, apakah Engkau hendak menimpakan azabMu ketika aku lengah?

aku takut, merinding.... benarkah kiamat akan terjadi dalam waktu dekat?

ya Allah, jika hamba boleh memohon, hamba mohon, masukkanlah hamba beserta seluruh keluarga dan orang-orang yang hamba sayangi ke dalam golongan orang-orang yang beruntung. amin...

entah mengapa aku merasa jauh sekali denganMu ya Rabbi...

1 komentar:

Riki Astono mengatakan...

Udah Nih liat aja yah...dah aku post kan , makasihhh

 

Design in CSS by TemplateWorld and sponsored by SmashingMagazine
Blogger Template created by Deluxe Templates